Rahasia Hati

Akan kah kau juga menunggu?
Aku yang disini rapuh

Kata orang cinta dalam diam itu mulia tapi apa mereka tau sakit nya cinta yang tak terbalas. Tapi percayakah kalian hati yang tulus itu ada?

Sssttt ini
RAHASIA

Menjaga perasaan ini, pernah luka dan kembali bangkit dengan sepenuh jiwa. Sudahh.. sudah kubuat benteng pertahanan yang kokoh,sudah ku rekrut prajurit yang kuat agar hati ini lekas membaik.

Waktu terus berjalan menggurui hati kami agar terus lebih kuat dan mengerti semua yang telah terjadi.
Aku sembuh!!! Aku kembali sempurna walau ada bekas yang tak hilang.

Lalu.. dia datang mencoba merobohkan pertahanan ku. Sudah aku kerahkan semua prajurit ku biar ku pukul mundur dia.
Tapi... aku salah. Dia datang dengan beribu kelembutan, beribu senyuman, beribu kasih sayang, dan beribu kebaikan.

Dia berhasill!! Dia luluhkan prajuritku dan masuk dalam bentengku. Dia bertahtah kini dikerajaan hatiku, menguasai semua dan berhasil menakhlukan ku.
Tapi tak apa aku tak marah karna apa? Aku MENYAYANGI nya aku NYAMAN dengan beribu aturan nya. Hanya diam tak berkutik dibuatnya.

Dia berhasil LAGI kali ini!!! Bukan, bukan menguasai lebih dalam. Tapi dia ingin pergi entah apa yang sedang terjadi dan lagi lagi aku tak berkutik dibuatnya. Diam mematung bagaikan prajurit yang mau dipancung!
Tapi kali ini gerbang kerjaan sudah ditutup tak ada yang membiarkan dia pergi.
Dia pergi tanpa ku tau MENGAPAA???
Dia memaksa pergi dan membombardir semua benteng pertahanan ku.

Habis sudah semua
Tapi.. wahai kau yang ku beri tahtah. Aku tak membencimu dan tak menyalahkanmu atas semua ini. Mungkin akulah yang salah kenapa ku kurung kau dalam bentengku, mungkin aku yang salah begitu terlena oleh kau. Percayalah aku tak menyalahkan mu, tak mengapa kau pergi. Aku tak marah atau benci.

Jika kau berkenan mau kah kau menengok sekejap saja saya yang disini dengan benteng yang hancur. Saya yang disini masih berharap kau tengok kembali. Kumohon jika kau datang kembali jangan kau hancurkan bongkahan benteng yang kususun satu persat, cukuplah kau jadi tamu kan ku jamu kau dengan segenap jiwaraga ku.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengagum Rahasia

Andai Kau Tak Kembali