Tawa Jangkrik


Gelap nya malam indah baginya
Tawa nya melengking terdengar geli
Menertawakan aku yang patah hati
Krik... krikk..

Tau rasa yang terpendam itu?
Bibir keluh buat ngucap semua kata yang ada di hati, ngungkapin semua yang kita rasain, bertutur apa yang kita pikirin. Gabisaa dia keluh ga bergerak lemah dan hanya memendam.

Tau rasanya menangis namun tak menangis?
Hati meronta bagai iblis yang menjelma, tak mampu menunjukan hanya mampu dirasakan, tak bisa diobati walau tersayat habis, sakit nya hati hanya kebohongan sejati. Liat kesini jangan berpaling.

KRIKK KRIKK
Tawa jangkrik makin mengeras terkekeh sampai menangis

Bersandar pada bayang?
Terlalu bodoh untuk dinyatakan, andai kau tau sebodoh itukah saya? Yang hanya berharap dan tak tau apa yang diharapkan. Sebegitu kufur nya kah saya? Yang selalu mendustakan nikmatmu. Tak pernah puas? "Saya hanya manusia biasa" itulah jawab nya.

Air mata menetes ntahlah apakah itu kesedihan atau kebahagiaan.
Jantung berdetak lebih cepat ntahlah kekhawatiran atau kelegaan

Hai jangkrik jangan hanya tertawa padaku. Jawab andai kau tau.

Jika kau tak tau jangan tertawa, Allah pun tak menertawakan saya padahal Dia Maha Mengetahui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Hati

Pengagum Rahasia

Andai Kau Tak Kembali